Anggota DPRD Kota Sukabumi Ivan Rusvansyah Divonis Bebas Dalam Kasus Tipu Gelap?

0Shares

SUKABUMI – Kuasa Hukum PT.MANDIRI UTAMA Finance Dasep Rahman Hakim angkat bicara atas Putusan Majelis Hakim nomor 130/Pid.Sus/2023/PN.Skb yang memvonis bebas terdakwa Ivan Rusvansyah Trisa.

Dari awal pelaporan sampai persidangan saya mendampingi korban PT.Mandiri Utama Finance cabang Sukabumi yang kita laporkan di Polresta Sukabumi adalah Penipuan dan penggelapan sebagaimana rumusan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP atas 1 buah cek Bank Jabar senilai Rp.367.000.000,- yang diberikan saudara Ivan Rusvansah untuk pelunasan 1 buah Mobil Honda Civic Turbo, ternyata Cek tersebut setelah dicairkan Kosong.

dalam perkembangannya ternyata ditingkat penyidikan dan Penuntutan dikaitkan dengan UU Fidusia sebagaimana rumusan pasal 36 UU fidusia, padahal Ivan itu bukan pemberi Fidusia melainkan pemberi Fidusi itu istrinya yaitu Eriesa Isma dewi, akan Tetapi Eriesa Isma Dewi tidak ditetapkan sebagai Tersangka..?

Lebih jauh lagi Dasep Menjelaskan ditingkat Penuntutan pada Pengadilan Negeri Sukabumi Jaksa Penuntut Umum mendakwa Ivan Rusvansah dengan mengedepankan UU Fidusia padahal sebagaimana saya sampaikan tadi yang kita laporkan bukan Fidusianya tetapi penggelapan Cek nya.

Dalam keterangan terdakwa Ivan Rusvansyah yang disampaikan dalam persidangan bliau menerima dakwaan JPU dan dalam pembelaan memohon dihukum seringan ringannya, dengan demikian bliau telah mengakui perbuatannya salah.

BACA JUGA :   50 Anggota Polresta Malang Kota Yang Naik Pangkat Lakukan Sujud Syukur

Lebih jauh lagi terkait Barang Bukti dalam amar putusan majelis hakim menyatakan “ TETAP TERLAMPIR DALAM BERKAS PERKARA” padahal dalam perkara Ivan Rusvansah tidak ada lagi tersangka atau Terdakwa lainnya yang akan dihadapkan dimuka persidangan ada keanehan dalam Putusan ini? Sepengetahuan saya bila mana tidak ada lagi terdakwa yang akan dihadapkan dimuka persidangan berkaitan dengan perkara yang sama, barang bukti itu dikembalikan kepada Korban, disita oleh negara atau dimusnahkan.

Pada prinsifnya saya menghormati putusan tersebut, tetapi Jaksa Penuntut Umum Wajib melakukan Kasasi atas putusan itu, saya sebagai perwakilan dan Kuasa Hukum Korban sangat menyayangkan terkait putusan tersebut walupun dari awal Persidangan saya tidak sejalan dengan materi Dakwaan yang disampaikan oleh JPU, ujar Dasep.

kedepannya saya akan mendorong JPU untuk segera melakukan Kasasi ke Mahkamah Agung , dan saya juga akan memberikan masukan kepada PT.Mandiri Utama Finance melakukan Upaya Hukum lain. (red)

0Shares

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *