Banyak Aduan Dari Masyarakat, Satlantas Tindak Tegas Pengguna Strobo dan Rotator

0Shares

Radarindonesia.id, Malang-Satlantas Polresta Malang Kota menindak tegas pengemudi kendaraan pribadi yang nekat menggunakan lampu strobo dan rotator. Hal ini berawal dari Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Yoppy Anggi Khrisna, S.Kom, S.I.K., M.H. bersama Anggota Satlantas yang sedang melakukan patroli rutin pemantauan arus lalulintas ,mendapati sebuah mobil Mitsubishi Pajero berwarna putih menggunakan lampu rotator dan strobo milik pengendara berinisial S seorang warga Jombang.

“Selanjutnya kami perintahkan anggota di lapangan untuk memberhentikan kendaraan tersebut dan di tindak lanjuti oleh rekan cakra Satlantas Polresta Malang Kota yang berada di pos PDAM lama di Jl. A. Yani Kota Malang seLanjutnya dilaksanakan pemerikasaan surat- surat dan diperintahkan untuk melepas Strobo yang terpasang pada mobil Pajero tersebut , ” Terang Kasatlantas Polresta Malang. Kamis (27/1/2022)

“Banyak aduan dari masyarakat, soal rotator itu kan berisik apalagi ditambah dengan lampu strobo yang bikin silau pengendara lain,”ucapnya.

Menurut Kasat Lantas , jika diorentasikan terhadap aspek aturan, rotator itu hanya difungsikan untuk kendaraan Dinas Kepolisian yang warna biru,dan dinas pemadam kebakaran warna merah,dan seterusnya sesuai undang – undang Lalulintas dan Angkutan Jalan, tindakan yang akan dilakukan bagi pelanggar adalah dengan penilangan dan dicopot rotator maupun strobo yang terpasang,” tutur Kasatlantas.

BACA JUGA :   FGD Polresta Malang Kota Bersama Animal Lovers Ada Ancaman Pidana Bagi Pelaku Tindak Pidana Terhadap Hewan

Anggota Satlantas Polresta Malang Kota sudah beberapa kali menilang pengguna mobil yang menggunakan strobo atau rotator. Namun sayangnya masih banyak yang menyalakan rotator.
Mereka seolah berlagak jadi petugas, membuat pengendara lain jadi takut dan memberikan jalan. Ada yang cenderung memaksa sehingga bisa membahayakan bagi pengguna jalan lain maka dari itu kami tidak segan untuk mengambil tindakan tegas, Terhadap pelanggar ketentuan tersebut dapat di kenakan ketentuan pidana sesuai dengan Pasal 287 Ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009,” pungkas Kasatlantas(Hendro BL)

0Shares

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *