Teuku Afriadi, S.H : Kalau ingin punya tanah di. D.I. Panjaitan Beli Dong Bukan Diklaim, Apalagi Digugat

0Shares

Radarindonesia.id, Jakarta – Sidang perkara nomor perkara 124/Pdt.G/2022/PN.Jkt.Tim yang terdaftar di PN Jakarta Timur tertanggal 17 Februari 2022 kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (Kamis, 15/12/2022).

Pada Sidang kali ini Tergugat II yakni H. Zaenuri melalui Kuasa Hukumnya Teuku Afriadi S.H dari Biro Hukum BPN Almisbat, hadir mewakili Tergugat -II Haji Zaenuri dengan Agenda Putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Terlihat puluhan awak media juga hadir dalam sidang kali ini.

Pada agenda Pembacaan Putusan Perkara Aquo yang dipimpin Oleh Ketua Majelis Perkara atas nama Alex Adam, Putusannya Mengadili dan Memutuskan dengan Amar diantaranya sebagai berikut :

1. Merima eksepsi tergugat.
2. Menyatakan Perkara Aquo tidak dapat diterima.
3. Menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara.

Dalam pertemuan dengan awak media, Teuku berpendapat bahwa Putusan NO merupakan putusan yang menyatakan bahwa gugatan tidak dapat diterima karena alasan gugatan mengandung cacat formil. Ini artinya bahwa gugatan Aquo tidak ditindaklanjuti oleh hakim untuk diperiksa dan diadili sehingga tidak ada objek gugatan dalam putusan untuk dieksekusi.

Dijelaskan pula olehTeuku selaku kuasa hukum Tergugat -II, salah satu eksepsi yang dipertimbangkan Hakim adalah eksepsi tergugat – II yang mendalilkan bahwa yang menguasai objek tanah secara turun temurun tidak hanya tergugat – II saja, tetapi ada pihak lainnya yang menguasai objek tanah aquo, sehingga patut untuk dipertimbangkan sebagai gugatan yang kuranng Pihak atau bahasa lainnya Plurium Litis Consortium/gugatan kurang pihak.

Dasar pertimbangan Hakim bahwa tidak dapat diterimanya gugatan Aquo mempunyai pertimbangan yang cukup jelas yang dapat dibuktikan oleh Pihak Tergugat – II dalam bentuk surat otentik/SPPT, Keterangan 2 orang saksi yang dihadirkan tergugat – II dan Pemeriksaan Objek secara langsung oleh Majelis Hakim.

Teuku menambahkan bahwa putusan perkara Aquo bukan saja menguntungkan Tergugat -II tetapi putusan perkara Aquo juga bermanfaat bagi masyarakat diluar sana yang kerap menjadi korban oknum yang dengan sengaja membeli tanah sengketa ataupun membeli tanah tanpa melakukan pemeriksaan objek terlebih dahulu sebagai Pembeli yang beritikad baik.

BACA JUGA :   Polresta Malang kota Mendapatkan Predikat Terbaik Polres di Indonesia Dalam Hal Pelayanan Publik

Lebih lanjut lagi bahwa di tahun 2008 tidak ada 1 orangpun dan siapapun yang pernah membeli tanah Hj Zaenuri, bahkan sampai Tahun 2019 atas nama Purnama Sutanto ataupun Hindharto Budiman tidak pernah membeli tanah Tergugat – II.
” Jadi kepada penggugat kami menghimbau agar mengevaluasi dan ikhlas hati karna telah salah membeli objek. Tidak hanya itu kami juga menyampaikan bahwa orang yang lalai tidak dilindungi oleh hukum,” tegas Teuku.

“Selanjutnya, kami selaku tim kuasa hukum H. Zaenuri tidak berhenti sampai disini, kami nantinya akan menyurati Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur agar tidak terulang lagi upaya eksekusi paksa di tahun 2020 silam, pada sat itu sekitar bulan Mei klien kami diberikan anmaning dan diundang Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur dan saat itu juga kami menegaskan bahwa Tergugat – II bukan merupakan Pihak dalam perkara anatara Hj Jubaedah dan Hindharto Budiman, jadi putusan tersebut Non Executable terhadap klien kami,” paparnya.

“Saya selaku Kuasa Hukum juga mengucapkan terima kasih kepada rekan senior Poltak Agustinus Sinaga yang konsisten mengawal perkara Aquo,” tambahnya.

“Kepada seluruh senior Almisbat, seluruh awak media dan terkhusus Komnas HAM yang terus mendukung gerakan kami untuk memberikan hak dasar kepada setiap warga negara untuk memiliki tempat tinggal dan hidup sejahtera di bumi indonesia ini. Sebagai penutup kita selaku kuasa hukum akan melakukan Konsolidasi Akbar untuk mengumpulkan puluhan basis penggusuran untuk menuntut Pemerintah menyelesaikan Konflik Agraria dan melaksanakan Reformasi Agraria sebagai semangat merdekanya negara ini, Distribusikan segera hak atas tanah,” harap Teuku dengan tegas.(HBL)

0Shares

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *